LENSA BALI

Hot



Kamis, 26 Maret 2026

𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗿𝗼𝘆𝗼𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗱𝗶 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗞𝘂𝘁𝗮, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝗗𝘂𝗮 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴

Maret 26, 2026 0
Viral Pengeroyokan dan Perusakan Mobil di Jalan Pantai Kuta, Polisi Tangkap Dua Orang

BADUNG, Lensabali.id — Insiden pengerusakan kendaraan disertai dugaan pengeroyokan viral di media sosial setelah terjadi di kawasan Jalan Pantai Kuta, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Badung, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

Korban sekaligus pelapor diketahui berinisial AY (48), seorang pria asal Malang, Jawa Timur. Berdasarkan keterangan pelapor yang merupakan istri korban, kejadian bermula ketika kendaraan yang dikemudikan AY sempat bersenggolan dengan sebuah mobil taksi di kawasan pertokoan Kuta Square.

Meski sempat terjadi senggolan, korban memilih melanjutkan perjalanan. Namun ketika melintas di Jalan Pantai Kuta, mobil korban tiba-tiba diteriaki “maling” oleh sejumlah orang.

Tak lama kemudian, kendaraan mereka dihadang oleh sebuah mobil taksi. Situasi pun memanas ketika beberapa orang mendatangi mobil korban dan melakukan pengerusakan.

Para pelaku disebut merusak kendaraan menggunakan berbagai benda, mulai dari tangan kosong, kunci roda, batu, hingga helm.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian leher sebelah kiri serta pada tangan kanan.

Sementara itu, kendaraan yang dikemudikan korban mengalami kerusakan cukup parah. Bagian bodi mobil penyok, hampir seluruh kaca pecah, dan keempat ban kendaraan ditemukan dalam kondisi kempes.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Keduanya masing-masing berinisial LG alias Arif (29) asal Bantul dan ON alias Mesak (29) asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Keduanya diketahui diduga merupakan oknum debt collector.

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan salah satu terduga pelaku, yakni Arif, positif menggunakan obat terlarang.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut.

"Selain mengamankan dua terduga pelaku, petugas juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang melarikan diri dari lokasi kejadian," ujarnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Kuta untuk proses hukum lebih lanjut. (ap)
Read More

Rabu, 25 Maret 2026

𝗣𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗖𝗵𝗶𝗽 𝗔𝗜 𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀 𝗡𝗮𝗶𝗸, 𝗦𝗞 𝗛𝘆𝗻𝗶𝘅 𝗣𝗿𝗲𝗱𝗶𝗸𝘀𝗶 𝗣𝗮𝘀𝗼𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗡𝗼𝗿𝗺𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟯𝟬

Maret 25, 2026 0
Permintaan Chip AI Terus Naik, SK Hynix Prediksi Pasokan Baru Normal 2030

Lensabali.id - Lonjakan kebutuhan chip untuk teknologi kecerdasan buatan (AI) diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Perusahaan semikonduktor SK Hynix memprediksi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan chip global bisa berlangsung hingga 2030.

Chairman SK Group, Chey Tae-won, menyebut kondisi rantai pasok memori dan chip silikon belum akan kembali stabil dalam waktu dekat. Ia memperkirakan kekurangan pasokan masih akan dirasakan industri dalam jangka panjang.

Pernyataan tersebut disampaikan Chey di sela ajang NVIDIA GTC 2026 yang digelar di San Jose, Amerika Serikat. Dalam kesempatan itu, ia mengakui industri semikonduktor masih kesulitan mengimbangi lonjakan kebutuhan, terutama dari perusahaan teknologi besar serta proyek pusat data AI.

Saat ini, SK Hynix diketahui masih menghadapi backlog sekitar 20 persen untuk pesanan wafer dasar, komponen penting dalam produksi chip memori.

Kondisi tersebut membuat perusahaan kesulitan mengejar tingginya permintaan pasar, meskipun kinerja pendapatan perusahaan sedang mengalami peningkatan.

Secara global, SK Hynix memegang lebih dari 50 persen pangsa pasar memori HBM (high bandwidth memory) serta sekitar 32 persen pasar DRAM. Bersama Samsung Electronics dan Micron Technology, perusahaan ini menjadi pemain utama dalam rantai pasok chip yang mendukung pengembangan teknologi AI.

Namun, melonjaknya permintaan juga memicu kenaikan harga chip memori di pasar global. Sementara itu, kapasitas produksi masih belum mampu mengejar kebutuhan industri yang terus bertambah.

Bahkan sebelumnya SK Hynix mengungkapkan bahwa seluruh kapasitas produksi chip untuk tahun 2026 telah habis terjual.

Di sisi lain, tekanan pada pasokan juga mulai memengaruhi margin keuntungan perusahaan. Meski telah melakukan ekspansi fasilitas produksi, SK Hynix belum mengungkapkan langkah konkret dalam jangka pendek untuk menyeimbangkan pasar.

Situasi tersebut juga diperburuk oleh faktor geopolitik dan gangguan rantai pasok global. Salah satunya insiden pada fasilitas gas helium, bahan penting dalam proses produksi chip.

Dengan kondisi tersebut, pelaku industri diperkirakan masih harus menghadapi periode panjang keterbatasan pasokan, seiring pesatnya perkembangan teknologi AI, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Minggu (22/3/2026). (apn)
Read More

𝗦𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗩𝗶𝗹𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶, 𝗪𝗡 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗺𝗯𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵

Maret 25, 2026 0
Serangan Maut di Depan Vila Bali, WN Belanda Tewas Bersimbah Darah

BADUNG, Lensabali.id — Seorang warga negara Belanda berinisial RP (49) tewas setelah diserang dua pria tak dikenal di depan vila tempatnya menginap di Banjar Anyar Kelod, Kelurahan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam.

Dalam kejadian itu, pacar korban berinisial PI bahkan sempat dikejar oleh salah satu pelaku hingga terpaksa bersembunyi di area gelap untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina menjelaskan insiden bermula ketika korban dan PI baru saja kembali dari berjalan-jalan.

Saat tiba di depan vila, keduanya berpapasan dengan dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan menunjukkan gelagat mencurigakan.

"Mereka berpapasan dengan pelaku yang berboncengan. Begitu melihat gelagat mencurigakan, korban menyuruh pacarnya mengunci pintu vila, tapi pelaku langsung menyerang menggunakan pisau," ujar Agus Pasek Sudina, Selasa (24/3/2026).

Saat serangan terjadi, PI berusaha menyelamatkan diri. Ia berlari dan bersembunyi di area gelap setelah salah satu pelaku yang mengenakan jaket ojek online mengejarnya.

"Pacar korban ini sembunyi di tempat gelap, depan vila nomor empat karena sempat diincar pelaku yang berjaket ojol itu. Setelah merasa situasi aman dan melihat para pelaku kabur ke arah jalan raya, saksi baru berani keluar," sambung Agus Pasek.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang. Pengendara di bagian depan mengenakan jaket ojek online, masker biru, serta helm, sedangkan rekannya memakai kaus berwarna oranye.

Kedua pelaku bahkan sempat masuk ke area vila untuk mencari PI sebelum kembali menyerang korban yang sudah terluka.

PI kemudian meminta bantuan warga sekitar dan berusaha menolong korban. Namun luka yang dialami RP cukup parah, yakni luka robek terbuka di bagian pipi, leher, bahu, lengan hingga punggung.

Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit BIMC pada pukul 23.29 Wita akibat kehilangan banyak darah. (*/apn)
Read More