LENSA BALI

Hot



Senin, 01 Juni 2026

𝗚𝘂𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗗𝘂𝗽𝗮 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗟𝘂𝗱𝗲𝘀 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿, 𝗞𝗲𝗿𝘂𝗴𝗶𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘁𝗮𝗸𝘀𝗶𝗿 𝗖𝗮𝗽𝗮𝗶 𝗥𝗽 𝟰𝟬𝟬 𝗝𝘂𝘁𝗮

Juni 01, 2026 0
Gudang Dupa di Marga Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 400 Juta

TABANAN, Lensabali.id – Sebuah gudang penyimpanan dupa di Banjar Dinas Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan, dilalap api pada Minggu (31/05/2026) sore. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh bara dupa yang digunakan saat kegiatan persembahyangan Hari Purnama.

Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma menjelaskan gudang itu merupakan milik I Dewa Gede Diksa Asmara. Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 Wita ketika salah seorang saksi, NMY (51), melakukan persembahyangan di dalam gudang sebelum melanjutkan aktivitas masyarakat atau nguopin. Pada saat yang sama, pemilik gudang sedang berada di ladang.

Sekitar satu jam kemudian, warga melihat kepulan asap muncul dari bagian atas bangunan gudang. Informasi tersebut segera disampaikan kepada warga sekitar yang kemudian berinisiatif melakukan upaya pemadaman secara manual.

Untuk mempercepat penanganan, warga juga membunyikan kentongan atau kulkul bulus sebagai tanda bahaya agar masyarakat berkumpul membantu memadamkan api.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi. “Selang dua puluh menit kemudian petugas damkar tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Sekitar pukul 17.30 Wita api berhasil dipadamkan total,” jelas Sudarma.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat menduga sumber api berasal dari percikan bara dupa yang jatuh ke kertas pembungkus dupa yang mudah terbakar.

“Dari olah TKP, petugas menduga api dipicu karena percikan bara dupa yang jatuh di atas kertas pembungkus dupa saat persembahyangan Hari Purnama,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, seluruh isi gudang mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian yang dialami pemilik diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 400 juta,” pungkas Sudarma. (ap)
Read More

𝗕𝗠𝗞𝗚 𝗝𝗲𝗹𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗙𝗲𝗻𝗼𝗺𝗲𝗻𝗮 𝗦𝘂𝗵𝘂 𝗗𝗶𝗻𝗴𝗶𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶

Juni 01, 2026 0
BMKG Jelaskan Fenomena Suhu Dingin yang Tengah Melanda Bali

DENPASAR, Lensabali.id – Sejumlah wilayah di Bali dalam beberapa pekan terakhir merasakan suhu udara yang lebih dingin, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut ternyata merupakan fenomena tahunan yang lazim terjadi saat puncak musim kemarau.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Maria Octorina, menjelaskan penurunan suhu udara biasanya mulai terasa pada Juni hingga Agustus.

“Suhu udara yang terasa lebih dingin di malam hari terjadi di bulan Juni, Juli, dan Agustus. Disebabkan oleh gerak semu tahunan matahari dan aktifnya monsun Australia,” jelas Maria, Jumat (29/05/2026).

Menurutnya, saat ini posisi matahari berada di Belahan Bumi Utara (BBU). Kondisi tersebut menyebabkan wilayah Indonesia yang berada di selatan garis khatulistiwa, termasuk Bali, menerima intensitas penyinaran matahari yang lebih sedikit.

Di sisi lain, Australia yang sedang memasuki musim dingin turut memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Bali.

“Dengan tekanan udaranya yang relatif tinggi, terjadi pergerakan massa udara yang sifatnya dingin dari Australia menuju Indonesia melewati wilayah Bali dan sekitarnya,” terangnya.

Maria menjelaskan, kondisi langit yang cenderung cerah dengan sedikit tutupan awan juga mempercepat pelepasan panas dari permukaan bumi ke atmosfer pada malam hari.

Akibatnya, suhu udara di dekat permukaan menjadi lebih rendah sehingga hawa dingin lebih terasa, terutama menjelang pagi.

“Sehingga udara dekat permukaan terasa lebih dingin terutama pada malam hari hingga pagi hari,” sambungnya.

Berdasarkan pengamatan BBMKG, suhu udara di beberapa wilayah Bali, khususnya Jembrana, dalam 24 jam terakhir tercatat berada di kisaran 20 derajat Celsius.

Meski terasa lebih dingin dari biasanya, BMKG memastikan kondisi tersebut masih dalam kategori normal dan merupakan fenomena yang berulang setiap tahun saat musim kemarau berlangsung.

“Terjadi berulang setiap tahunnya di tiga bulan tersebut. Umumnya mulai terasa pada malam hari, pukul 19.00 hingga 20.00 Wita dan mencapai titik terendahnya pada dini hari hingga pagi, dari pukul 04.00 Wita hingga 06.00 Wita,” pungkas Maria. (ap)
Read More

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗟𝗮𝗵𝗶𝗿 𝗣𝗮𝗻𝗰𝗮𝘀𝗶𝗹𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗡𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗻𝗴𝘀𝗮𝗮𝗻

Juni 01, 2026 0
Pemkab Klungkung Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Perkuat Nilai Kebangsaan

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Senin (1/6). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, DPRD Kabupaten Klungkung, serta jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Klungkung.

Bupati Klungkung I Made Satria bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra bersama para pimpinan instansi vertikal dan perangkat daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam membangun perdamaian global.

Pidato tersebut juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan moral dan karakter bangsa. Tanpa landasan nilai yang kuat, kemajuan yang dicapai dikhawatirkan kehilangan arah dan tujuan.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau hafalan semata.

Sejalan dengan pesan tersebut, Bupati Satria mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Klungkung Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Perkuat Nilai Kebangsaan

Menurutnya, nilai-nilai yang lahir dari kearifan bangsa Indonesia harus menjadi fondasi dalam menyusun dan menjalankan berbagai program pembangunan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

“Nilai-nilai luhur itu mari kita terapkan dalam mengimplementasikan kinerja kita di setiap program yang akan kita laksanakan dalam menghadapi perkembangan zaman ini,” ujar Bupati Satria.

Ia menambahkan, semangat gotong royong, persatuan, keadilan sosial, dan kemanusiaan harus menjadi pedoman dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Klungkung.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap semangat kebangsaan semakin kokoh serta mampu menjadi energi positif dalam mendukung terwujudnya Klungkung Mahottama yang maju, harmonis, tenteram, dan makmur. (ap)
Read More